Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dipatuhi

Penyakit asam urat pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Pasalnya tidak sedikit orang yang menderita penyakit yang satu ini. Penyakit asam urat merupakan kondisi dimana tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau tubuh mengalami kesulitan membuang kelebihan asam urat. Akibatnya jika berlangsung cukup lama maka akan terjadi penumpukan dalam tubuh dan membentuk semacam kristal tajam di sendi. Sehingga pada penderita asam urat akan mengalami nyeri, radang, atau bahkan pembengkakan pada sendinya. Biasanya ada pantangan asam urat yang tidak boleh dilanggar oleh penderita agar gejala-gejala, seperti nyeri, pembengkakan, dlsb tersebut bisa lebih dihindari.

Makanan dengan kadar lemak tinggi.

Asam urat sendiri sebetulnya adalah hasil akhir dari metabolisme zat dalam tubuh yang bernama purin. Tinggi rendahnya kadar asam urat ini dipengaruhi oleh peningkatan asam urat atau karena adanya gangguan pada pengeluaran asam urat dari dalam tubuh. Purin selain diproduksi oleh tubuh, juga berasal dari makanan yang dikonsumsi. Sehingga bagi Anda yang menderita asam urat sangat tidak disarankan mengkonsumsi makanan yang tinggi purin tersebut karena akan semakin memperparahnya.

Saat penyakit asam urat kambuh, rasa nyaman akan mendera penderitanya. Karena bisa menyebabkan nyeri, peradangan, serta pembengkakan yang tidak tertahankan yang dikenal dengan nama gout. Agar kondisi tidak semakin parah, ada beberapa pantangan asam urat yang harus dipatuhi. Bagi Anda yang menderita penyakit ini, sebaiknya disimak baik-baik:

1. Makanan tinggi purin.
Makanan dengan kadar purin yang tinggi bisa Anda temukan pada jeroan, daging sapi, daging kambing, ikan sarden, ikan tuna, udang, dll. Sebagai gambaran, pada berbagai makanan tersebut mengandung setidaknya 100-500 mg per 100 gram-nya.

2. Makanan dengan kadar lemak tinggi.
Pantangan kedua yang juga harus dipatuhi adalah untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan yang berkadar lemak tinggi. Makanan jenis ini biasanya terdapat pada beberapa produk olahan susu yang tinggi lemak, makanan bersantan, minyak kelapa, daging berlemak, dlsb. Makanan berlemak akan menghambat proses pengeluaran asam urat dari ginjal sehingga perlu dihindari jika ingin kondisi asam urat tetap stabil.

3. Minuman beralkohol.
Sudah bukan hal baru lagi jika minuman beralkohol memang tidak bagus bagi kesehatan. Dan ternyata juga tidak baik bagi mereka yang menderita asam urat. Minuman beralkohol seperti bir memiliki kandungan purin yang tinggi. Selain itu minuman beralkohol juga bisa menghambat proses pengeluaran asam urat dari dalam tubuh, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita asam urat.

4. Kurang minum air putih.
Asam urat yang berlebih akan dikeluarkan oleh tubuh dengan bantuan ginjal. Tubuh yang kebutuhan airnya tercukupi akan membantu dalam pembuangan asam urat ini. Selain itu, kadar hidrasi yang baik akan membantu mencegah kepekatan asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Untuk itu, bagi penderita asam urat jangan sampai mengabaikan minum air putih yang cukup setiap harinya. Pastikan minimal dalam sehari mengkonsumsi delapan gelas air putih.

5. Makanan dan minuman yang mengandung pemanis.
Beberapa makanan dan minuman dengan pemanis, seperti minuman bersoda, permen, jus buah, sereal dengan pemanis, dlsb sebaiknya perlu dibatasi konsumsinya pada penderita asam urat. Hal ini lantaran jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan resiko terjadinya asam urat.

Itu tadi beberapa pantangan asam urat yang bisa Anda ketahui. Perlu diketahui, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda untuk jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ada baiknya perhatikan setiap makanan yang dikonsumsi untuk mengetahui bagaimana reaksi tubuh menghadapinya. Jika menyebabkan kenaikan asam urat yang tinggi, sebaiknya hindari demi kesehatan Anda sendiri.

Related Posts

Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dipatuhi
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Untuk mendapatkan Artikel terbaru, masukkan alamat Email Anda di sini