Berikut Ini Cara Ampuh Untuk Mengatasi Ruam Popok

Perlu diketahui bahwa ruam popok merupakan ruam kulit yang umum terjadi pada bayi, namun hal ini bisa membuat bayi anda merasa tidak nyaman. Dimana, ruam kulit tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Lalu apa penyebab dari ruam popok ini?Ruam popok bayi ini bisa disebabkan oleh beberapa gejala berikut ini :

- Iritasi oleh tinja dan urin
- Makanan atau penggunaan produk baru
- Kulit yang sensitif
- Popok yang terlalu ketat

Cara Ampuh Untuk Mengatasi Ruam Popok

Selain itu, ada beberapa gejala lainnya yang sangat rentan mengalami ruam popok. Oleh karena itu, ketahui oleh anda cara mengobati ruam popok bayi untuk mencegah gejalanya yang semakin memburuk.

Dalam hal ini, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi ruam popok bayi sebagai berikut :

1. Sering Mengganti Popok
Cara yang pertama adalah sering mengganti popok. Dalam hal ini, minimalkan kontak bokong bayi dengan urin maupun kotoran. Karena hal ini sangat rentan menyebabkan ruam popok pada bayi. Untuk itu, ganti popok yang kotor setiap 2-3 jam, dan lakukan lebih sering jika bayi anda mengalami ruam, terutama setelah ia baru bangun dari tidur.

“Ganti selalu popok bayi yang basah atau kotor sesegara mungkin. Itu strategi terbaik untuk mencegah ruam popok,” kata dokter anak James Mandelik, MD, mengutip Cleveland Clinic.

2. Batasi Penggunaan Tisu Basah
Cara yang kedua adalah membatasi penggunaan tisu basah. Karena tisu yang dibuat untuk kulit sensitif juga bisa menyebabkan reaksi alergi dan ruam.

“Jika anda menggunakan tisu, pastikan tidak beraroma dan bebas alkohol. Jika ruam tidak hilang, hentikan penggunaan tisu dan cobal air atau lap basah,” imbuh Ellen Schumann, MD, dokter anak di Weston, mengutip WebMD.

Jika ruam nampak merah, banyak, dan tersebar di mana-mana, maka ganti segera penggunaan tisu basah dengan waslap, atau coba ganti merek tisu basah dengan sedikit kandungan bahan kimia.

3. Menggunakan Krim Diaper
Cara berikutnya adalah menggunakan krim diaper dengan kandungan seng atau petroleum jelly yang bisa membantu menjaga kulit bayi agar tetap lembut dan terlindungi dari kotoran dan kencing.

“Cari produk yang mengandung seng oksida atau petroleum jelly untuk digunakan dan diaplikasikan saat mengganti popok, jelas Dr, Mandelik.

Selain itu, hindari juga penggunaan bedak, karena dokter anak sudah tidak merekomendasikannya lagi. Dan menghirupnya bisa berbahaya bagi kesehatan sang bayi.

4. Ketahui Tanda Ruam Popok Bayi
Perlu diketahui bahwa ruam yang disebabkan oleh argi dan infeksi bakteri membutuhkan resep dokter untuk mengobatinya. Namun, cari penyebab umum dari ruam popok pada anak terlebih dahulu.
“Pertama – tama cari penyebab ruam popok yang paling umun, sebelum mencari penyebab-penyebab lainnya” tambah Mandelik.

Dalam hal ini, perhatikan tanda-tanda seperti benjolan merah kecil, lepuh, bercak kasar, atau abses dengan nanah. Jika bayi mengalami gejala ini, atau ruam tidak membaik dalam beberapa hari, maka segera periksakan bayi anda ke dokter.

5. Tidak Berlebihan Membersihkan
Walaupun sangat penting untuk menjaga kebersihan kulit bayi, namun jangan sampai anda berlebihan dalam membersihkannya. Karena hal ini bisa menghilangkan bakteri sehat yang menjaga ragi dan bakteri jahat tetap terkontrol sehingga jauh dari risiko ruam popok. Jika memungkinkan, gunakan waslap dan air hangat sebagai pengganti tisu untuk membersihkan bokong bayi.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi ruam popok, semoga ada guna dan manfaatnya bagi anda semua.

Related Posts

Berikut Ini Cara Ampuh Untuk Mengatasi Ruam Popok
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Untuk mendapatkan Artikel terbaru, masukkan alamat Email Anda di sini