Spesifikasi Terbaru Toyota Innova 2021

Spesifikasi Terbaru Toyota Innova 2021

Toyota Innova adalah salah satu hasil inovasi terbaru dari pendahulunya yang bernama Toyota kijang. Innova ini merupakan salah satu produk unggulan yang dikeluarkan oleh Toyota Astra motor sebagai satu gebrakan untuk melanjutkan eksistensi pendahulunya yakni Toyota kijang sebagai salah satu mobil MPV yang sangat mewah dengan fitur-fitur canggih. 

Hadir sebagai inovasi dari pendahulunya, sebagai mobil yang cocok untuk kendaraan keluarga, mobil Innova ini memang didukung dengan berbagai fitur canggih yang sangat dibutuhkan di masa modern seperti ini. Hal ini tentu menjadi daya tarik yang sangat besar bagi masyarakat untuk bisa memilikinya. Beberapa alasan mengapa mobil yang satu ini dapat menjadi primadona dikalangan masyarakat adalah karena spesifikasinya. 

Spesifikasi dan faktor pendukung yang digunakan merupakan spesifikasi dengan kualitas terbaik dan memberikan kesan tersendiri bagi penggunanya. Berbicara mengenai spesifikasi, berikut ini adalah spesifikasi terbaru Toyota Innova 2021.


1. Dapur pacu atau mesin Innova


Untuk masalah mesin,  all new kijang Innova ini dibekali dengan dua tipe mesin yakni Gasoline (bensin) dan diesel. Untuk masalah mesin unit mobil yang satu ini memang tidak bisa diragukan lagi. Sebagai salah satu mobil pilihan keluarga,mesin yang di gunakan mampu menghasilkan tenaga sebesar 139ps pada putaran 5,600rpm serta torsi pada 18,7 Kgm pada 4.000 Rpm, tenaga yang cukup besar untuk jenis mesin Gasoline. 

Selain itu mobil dengan mesin diesel juga tidak kalah menarik, yakni menggunakan mesin 2GD FTV 4 Silinder dengan Variable Nozzle Turbo (VNT) Intercooler. Dengan mesin ini ia mampu menghasilkan tenaga sebesar 149 PS pada putaran 3,400Rpm dan torsi 36,7 Kgm pada putaran 2,600 rpm.  


2. Eksterior all new Innova


Selain dibekali dengan mesin yang bongsor, mobil Innova ini juga dibekali dengan desain eksterior yang sangat menarik. Untuk masalah eksterior Toyota mengusung konsep yang sangat menarik untuk jenis mobil keluarga yang satu ini. Dengan tampilan yang tidak merubah bentuk asli pendahulunya, unit ini tetap terlihat berbentuk kotak namun tampak lebih maskulin dan unik. 


3. Interior Toyota Innova


Sedangkan untuk masalah interior, Toyota Innova ini didesain sangat berbeda bahkan bisa dikatakan berubah total dari pada generasi sebelumnya. Untuk generasi all new Innova ini memiliki berbagai kemewahan yang ditawarkan. Mulai dari tilt steering, multi information display atau MID dan ada juga headphone for RSE. Elemen yang cukup unik bahkan jarang ditemui di kendaraan roda empat. Mengingat elemen  seperti ini biasanya hanya dapat ditemui di penerbangan first class.


4. Fitur keamanan dan keselamatan


Selain masalah mesin dan desain interior maupun eksterior, all new kijang Innova juga dibekali dengan fitur keselamatan dan keamanan yang sangat canggih untuk para pengemudi dan penumpang.  Kijang Innova menyematkan dual SRS airbag dan knee airbag di semua tipe yang keluarkan. Sistem pengereman yang digunakan juga sudah sangat canggih yakni ABS dan EBD. Sistem ini sudah di gunakan pada semua varian all new kijang Innova. Selain itu ada juga fitur hill assist control, fitur ini dapat menghindari laju mundur mobil pada saat jalan menanjak. Sehingga dengan fitur ini anda menjadi lebih aman dan nyaman dalam berkendara. 

Bagi mereka yang sudah memiliki mobil Toyota Innova ini tentu sudah dapat merasakan berbagai spesifikasi yang dimiliki. Dengan spesifikasi yang sangat menarik tersebut tidak heran jika mobil ini mampu menjadi primadona di kalangan masyarakat sebagai salah satu referensi untuk mobil keluarga. Dengan tampilan yang elegant dan bentuk yang besar menjadikan mobil ini terlihat lebih mewah dan nyaman ketika digunakan untuk berlibur bersama keluarga. 

Bagi anda yang ingin mendapatkan informasi lebih mengenai spesifikasi terbaik lainnya yang di tawarkan oleh Toyota Innova, anda bisa mengunjungi toyotaastrido.co.id. disini anda bisa menemukan berbagai informasi menarik seputar Toyota, keunggulan, dan berbagai promo menarik setiap bulannya. 

Itulah informasi yang bisa kami berikan mengenai spesifikasi terbaru dari mobil Innova pada Januari 2021. Semoga dengan informasi yang kami berikan anda bisa lebih yakin untuk memilih Toyota all new kijang Innova sebagai pilihan terbaik untuk keluarga. Semoga bermanfaat dan membantu, terima kasih.

Perlu Orangtua Ketahui! Inilah Penyebab Konstipasi Pada Anak

Penyebab Konstipasi Pada Anak


Saat anak konstipasi atau sembelit pastinya Anda para ibu merasa khawatir. Karena pasti ada saja keluhan yang terjadi pada tubuhnya, seperti sakit perut, begah dan keluhan lainnya yang dapat membuat Anda pusing. Padahal Anda sudah membiasakannya untuk makan sayur sejak dini. Namun, anak tetap saja terkena konstipasi. Nah, jika sudah begini, Anda pasti tidak ingin konstipasi pada anak terulang teruskan? Yuk, cari tahu penyebab konstipasi pada anak agar Anda bisa lebih waspada.


Terlalu Sering Menahan Keinginan untuk Buang Air Besar (BAB)


Saat usia balita adalah masa dimana Anda para orangtua memperkenalkan toilet learning sejak ia mulai lepas dari popok. Dalam proses pengenalan tersebut anak masih beradaptasi dengan kebiasaan buang air langsung di toilet. Sehingga kerap kali ia akan mengabaikan keinginannya untuk BAB dan cenderung untuk menahannya. Karena mungkin anak masih mengalami kendala ketika BAB langsung di toilet.


Maka Anda harus lebih mengenalkan toilet learning yang jelas kepada anak agar ia benar-benar beradaptasi dengan kebiasaan buang air di toilet. Karena ketika anak menahan untuk BAB, usus akan menyerap cairan lebih banyak dan membuat feses menjadi keras, kering dan susah keluar. Jangan sampai anak stress saat ia mulai belajar buang air di toilet. Karena stress bisa memicu kesulitan saat BAB.


Kurang Minum Air Putih


Ketika anak kurang mengkonsumsi air putih, ia akan kekurangan cairan dan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Sistem tubuhnya lalu akan menyerap lebih banyak cairan dari makanan dan minuman atau bahkan dari sisa kotoran pada tubuhnya. Hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan ia mengalami kesulitan ketika membuang air besar karena kering dan sulit untuk dikeluarkan. Penting bagi Anda untuk membiasakan anak dalam minum 8 gelas setiap harinya.


Anak Kurang Bergerak Aktif


Saat balita kurang aktif bergerak akan berpengaruh pada sistem pencernaannya. Karena saat ia kurang bergerak peredaran darahnya juga akan tidak lancar masuk ke seluruh tubuh. Maka dari itu, agar feses mudah keluar, latih si kecil untuk aktif bergerak, seperti berolahraga kecil. Biasakan ia untuk bangun pagi dan ajaklah ia berolahraga kecil setiap pagi.


Penggunaan Susu Formula Setelah Lepas ASI


Saat usia balita dan setelah disapih, kebanyakan Anda par ibu tertarik untuk memberikan si kecil susu formula tambahan. Terkadang saat si kecil mulai mengkonsumsi susu formula, ia pun mulai terkena konstipasi. Karena bisa jadi kandungan yang ada dalam susu formula tersebut membuat pencernaan anak terganggu. Karena susu formula lebih sulit dicerna oleh tubuh dibandingkan ASI.


Saat anak masih ASI, keseimbangan lemak dan protein di dalam tubuhnya masih terjaga dengan baik. Oleh karena itu, lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum memberikan susu formula pada anak setelah disapih.


Masalah Kesehatan Lainnya


Meski jarang, masalah konstipasi atau sembelit pada anak bisa saja disebabkan oleh adanya masalah kesehatan pada tubuhnya. Seperti adanya ketidak-seimbangan metabolisme, penyakit hipotiroidisme, alergi makanan, dan keracunan. Masalah ini ditandai dengan rasa sakit yang dirasakan anak saat BAB karena feses yang keras. Selain itu, adanya penyakit Hirschsprung, yang merupakan masalah sejak anak lahir.


Penyakit Hirschsprung berarti kurang berfungsinya beberapa sel saraf pada usus besar sehingga tidak ada sinyal yang memberitahu otot untuk mendorong feses. Karena itu, feses tetap bertahan di usus. Agar bisa masalah kesehatan seperti ini ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan khusus.


Nah, setelah Anda mengetahui penyebab konstipasi atau sembelit pada anak, sudah siapkan Anda mengajak anak untuk hidup sehat agar terhindar dari konstipasi?