Gejala Malaria Ternyata Bervariasi Sesuai Jenis Parasitnya, Yuk Deteksi Sejak Dini

Gejala Malaria Ternyata Bervariasi

Malaria terjadi karena parasit Plasmodium yang ada pada nyamuk Anopheles betina. Dampak dari penyakit malaria cukup berbahaya. Pada tahun 2017 ada 219 juta orang yang terkena malaria di seluruh dunia dan 435.000 meninggal dunia. Menakutkan ya? Oleh sebab itu alangkah baiknya kita mengetahui gejala malaria agar bisa mendeteksinya sejak dini.

Malaria banyak terjadi di Afrika dan Asia. Kita wajib waspada agar tidak terinfeksi penyakit ini. Pasalnya malaria terbagi menjadi 5 jenis. Parasit Plasmodium terdiri dari 5 jenis yang berbeda dan akan menimbulkan gejala yang berbeda pula pada tubuh. Ada gejala yang lebih parah dan lebih ringan dari yang lainnya.

Berikut jenis malaria dan gejala yang ditimbulkannya. Disimak ya.

1. Malaria Plasmodium Falciparum
Malaria Plasmodium Falciparum disebut juga dengan malaria tropica atau malaria tertiana maligna. Malaria ini bisa menjangkiti daerah tropis dan sub-tropis. Jenis malaria ini masuk kategori malaria yang paling parah dan mengancam jiwa. Jenis malaria ini masuk kategori malaria yang paling parah dan paling mengancam jiwa.

Gejala demam yang timbul dapat berlangsung sekitar 24-48 jam sekali. Selain demam, pasien juga dapat mengalami komplikasi lain, seperti anemia hemoliti parah karena penghancuran sel darah merah, berubahnya warna kulit menjadi kuning, gagal ginjal, edema paru, kejang-kejang,koma hingga kematian.

2. Malaria Plasmodium Vivax
Dikenal juga dengan nama malaria tertiana. Disebut tertiana karena gejala demamnya terjadi setiap 48 jam atau dua hari sekali. Tertiana dalam Bahasa Romawi berarti kejadian hari pertama kemudian 48 jam setelahnya merupakan hari ketiga.

Gejalanya lebih ringan, namun dapat kambuh hingga 3 tahun. Infeksinya menyebabkan serangan malaria berulang secara teratur setiap dua hari. Berlangsung selama 1-8 jam kemudian reda. Gejala awal malaria jenis ini adalah menggigil, setelah itu berkeringat.

3. Malaria Plasmodium Malariae
Dikenal juga dengan nama malaria quartana. Malaria ini memiliki gejala demam yang terjadi tiap 72 jam sekali atau sekitar 3.5 hari sekali. Selain demam, penderitanya juga mengalami sakit kepala hingga hilang kesadaran.

Virus ini dapat tertidur dalam darah untuk bebebrapa dekade. Mereka yang tidak memiliki gejala pun dapat menyebarkannya lewat donor darah atau bisa juga dari gigitan nyamuk.

4. Malaria Plasmodium Ovale
Dikenal juga dengan nama malaria tertiana ringan. Malaria jenis ini cenderung tidak berbahaya dibanding jenis lainnya. Namun, sulit untuk didiagnosa karena mirip dengan Plsmodium Vivax. Gejala demamnya berulang teratur setiap dua hari sekali.

5. Malaria Plasmodium Knowlesi
Dampak paling parah dari malaria ini adalah dapat menyebabkan kematian. Siklus hidup parasit ini 24 jam dan dapat menyebabkan lonjakan demam harian 9-12 hari setelah infeksi.

Demikian penjelasan singkat tentang jenis malaria dan gejalanya. Semoga dengan mengetahui gejalanya, kita dapat mendeteksi sejak dini virus ini dan segera melakukan pertolongan pertama serta memeriksakan diri ke rumah sakit.

Berikut Ciri Virus Corona dan Perkembangan Gejalanya dari Hari ke Hari

Ciri Virus Corona dan Perkembangan Gejalanya

Dalam perkembangannya covid-19 merupakan salah satu wabah yang cukup membuat dunia khawatir karena dampaknya yang begitu luar biasa. Ciri virus corona dalam gejalanya dari satu pasien ke pasien yang lain akan sangat berbeda. Terlebih bagi mereka yang sebelumnya memiliki penyakit yang cukup serius seperti jantung dan hipertensi. Akan tetapi banyak juga pakar kesehatan yang memberikan keterangan bahwa ada beberapa orang yang memang lebih mudah dan rentang terkena dan terjangkit covid-19 ini adalah mereka yang berjenis kelamin laki-laki dan merokok serta mereka yang sudah berusia lanjut.

Lalu bagaimana sebenarnya ciri virus corona yang harus benar-benar di waspada ini? Apakah benar seperti yang telah diberitakan selama ini bahwasanya virus ini memiliki gejala seperti orang akan sakit flu. Gejalanya memang secara umum sangat mirip dengan flu biasa akan tetapi sebenarnya keduanya jauh berbeda dan corona akan memiliki gejala yang akan semakin memburuk setiap harinya. Berikut ini adalah beberapa ciri dari seseorang apabila terinfeksi covid-19 dan perkembangan gejala yang akan muncul dari hari ke hari:

1. Hari Ke-1

Pasien yang terkena dan terpapar corona dihari pertama badan akan tidak menunjukkan gejala apapun. Orang tersebut akan tetap bisa melakukan kegiatannya sehari-hari. Tetapi memang orang yang tersebut di hari ke-2 dan 3 akan mengalami gejala yang secara umum terjadi saat orang terinfeksi covid -19. Seperti contohnya adalah orang tersebut akan mengalami gejala demam tinggi, batuk pilek dan sesak napas. Gejala tersebut adalah gejala yang umum terjadi. Akan tetapi dalam perkembangannya memang ada beberapa gejala yang berbeda seperti diare dan bisa juga mereka akan kehilangan kemampuan indera penciuman yang semakin menurun.

2. Hari Ke-7

Apabila pasien sudah masuk dalam hari ke tujuh atau lebih maka akan menunjukkan gejala yang semakin buruk dan parah. Kebanyakan dari mereka akan merasakan tubuh akan menjadi lemas, demam juga tinggi dan suhu tubuh selalu berubah-ubah akan tetapi keadaan tersebut disertai dengan gejala sesak napas yang semakin akut. Perlu diingat bahwa virus ini merupakan salah satu jenis virus yang akan menyerang sistem pernapasan. Bagi pasien yang terpapar corona akan mengalami gangguan pernapasan yang buruk bila sudah masuk masa ke 7 hari.

3. Hari ke- 10

Saat mencapai hari ke-10 maka pasien yang sudah terpapar corona akan tadi akan mengalami gejala yang semakin buruk. Mengalami beberapa gejala seperti sesak napas sampai dengan tidak bisa napas sama sekali dan seperti orang tenggelam. Terlebih bila terjadi pada orang yang merokok atau mereka yang lansia dan memiliki riwayat penyakit yang cukup serius gejalanya akan semakin buruk dan dampaknya juga akan mengerikan. Bila penanganan yang diberikan kurang maksimal maka orang yang sudah terinfeksi virus tersebut akan mencapai kematian.

Di atas adalah beberapa jenis ciri virus corona dan gejala perkembangannya dari hari ke hari. Perlu Anda tahu sampai dengan saat ini penyakit atau pandemi satu ini memang belum ada obat yang bisa digunakan untuk menangkal virus tersebut. Karena perkembangannya yang amat sangat cepat tersebut kemudian menjadikan Anda harus selalu waspada dan mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh tenaga medis atau kesehatan seperti contohnya adalah melakukan social distancing. Untuk informasi lebih lanjut mengenai gejala corona Anda bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc.